Sebuah sungai kecil di tengah desa Karang Duren, mengalir dari hulu di sungai Dondong yang dibuat bendungan atau orang disana biasa menyebutnya dengan Kedung, dan berujung di hilir sungai Laren. Panjangnya sekitar 2 kilometer,dengan beberapa lekukan lekukan di bagian sungai dengan kedalaman 2 meter tetapi permukaan air saat normal hanyalah sedalam 50 centimeter,akan tetapi saat hujan permukaan air bisa bertambah dalam dan deras.
Duilu masa kecil saya banyak dihabiskan disana, dari memancing, mandi, membuat perahu dari pohon pisang,sampai BAB disana juga. Lucu kalo diingat-ingat tapi disanalah keindahan masa kecilku pernah terukir. Dulu sungai itu airnya jernih, tidak banyak sampah, dan aliranya cukup deras. Ada titik - titik spot yang biasa kita pakai untuk bermain. Seperti di gerujugan padasan,disitu tempat favorit kami mandi,main prosotan,dan kadang kita juga memancing ikan di bawah gerujugan. Di bawah jembatan belakang sekolah SD,disitu tempat favorit untuk BAB,dan di gorong gorong(song) disitu biasanya kita mancing ikan Lele.Ada juga spot di bagian atas di dekat jalan kuburan,disitu ada bendungan kecil yang mirip kolam renang, disitu biasanya kita mandi rame - rame.
Kita bermain,berjalan tanpa alasa kaki, tertawa riang gembira sampai lupa waktu dan Ibu menjemput kita untuk cepat pulang. Waktu itu hidup seperti tanpa beban, kita hanya berpikir bermain adalah kebutuhan, dan teman adalah segalanya buat kita. Tanpa teman kita seperti kehilangan gairah kehidupan.
Sekarang,sedih rasanya melihat kondisi sungai susukan yang tak seperti dulu lagi. Sekarang banyak sampah dan sungainya lebih sering kering tanpa air. Sudah tidak ada lagi ikan Lunjar, Uceng, Kutuk, ataupun Bangkang yang biasanya menempel di dinding sungai. Padahal dulu kita sering mancing di sana. Susukan sudah tak bisa dinikmati lagi oleh anak - anak generasi sekarang.
Jika ada lagi pembangun desa ingin rasanya melihat Susukan dibangun lagi agar petani bisa mengairi sawahnya, agar anak - anak kita nanti bisa bermain disana, bermain bersama alam,dan tumbuh dewasa secara alami.
Bagaimanapun keadaan Sungau Susukan sekarang, sungai itu tetap dalam jiwa kami, sungai yang penuh kenangan indah bersama teman - teman, Aji,Rohmat,Candra,Ajis,Idar,Minto,Upi,Wahyu,Tomo,Rino dan banyak lagi yang lupa. Kali Susukan selamanya akan ada sebagai bagian dari masa kecil kita semua.
Duilu masa kecil saya banyak dihabiskan disana, dari memancing, mandi, membuat perahu dari pohon pisang,sampai BAB disana juga. Lucu kalo diingat-ingat tapi disanalah keindahan masa kecilku pernah terukir. Dulu sungai itu airnya jernih, tidak banyak sampah, dan aliranya cukup deras. Ada titik - titik spot yang biasa kita pakai untuk bermain. Seperti di gerujugan padasan,disitu tempat favorit kami mandi,main prosotan,dan kadang kita juga memancing ikan di bawah gerujugan. Di bawah jembatan belakang sekolah SD,disitu tempat favorit untuk BAB,dan di gorong gorong(song) disitu biasanya kita mancing ikan Lele.Ada juga spot di bagian atas di dekat jalan kuburan,disitu ada bendungan kecil yang mirip kolam renang, disitu biasanya kita mandi rame - rame.
Kita bermain,berjalan tanpa alasa kaki, tertawa riang gembira sampai lupa waktu dan Ibu menjemput kita untuk cepat pulang. Waktu itu hidup seperti tanpa beban, kita hanya berpikir bermain adalah kebutuhan, dan teman adalah segalanya buat kita. Tanpa teman kita seperti kehilangan gairah kehidupan.
Sekarang,sedih rasanya melihat kondisi sungai susukan yang tak seperti dulu lagi. Sekarang banyak sampah dan sungainya lebih sering kering tanpa air. Sudah tidak ada lagi ikan Lunjar, Uceng, Kutuk, ataupun Bangkang yang biasanya menempel di dinding sungai. Padahal dulu kita sering mancing di sana. Susukan sudah tak bisa dinikmati lagi oleh anak - anak generasi sekarang.
Jika ada lagi pembangun desa ingin rasanya melihat Susukan dibangun lagi agar petani bisa mengairi sawahnya, agar anak - anak kita nanti bisa bermain disana, bermain bersama alam,dan tumbuh dewasa secara alami.
Bagaimanapun keadaan Sungau Susukan sekarang, sungai itu tetap dalam jiwa kami, sungai yang penuh kenangan indah bersama teman - teman, Aji,Rohmat,Candra,Ajis,Idar,Minto,Upi,Wahyu,Tomo,Rino dan banyak lagi yang lupa. Kali Susukan selamanya akan ada sebagai bagian dari masa kecil kita semua.